Aku seperti kehilangan jati diriku. Berjalan menembus batas tanpa aku tahu arah mana yang akan ku lalui. Sesaat gelora dalam hatiku bertanya-tanya akan jadi apa bila aku masih tetap dalam pendirian yang tak menentu ini. Aku seperti tak berarah. Meraih sejengkal harapan ang kurasa itu semua hanyalah sebuah ilusi. Tapi kadang ada saatnya saat aku merasa bahwa aku harus bisa lebih dari apa yang ku bayangkan sebelumnya. Merangkai jutaan hari dalam guliran waktu yang mencoba untuk berhentikanku. Akankah semua akan berakhir semu seperti apa yang tengah aku bayangkan? aku hanya merasa bahwa dunia terlalu adil untuk aku dustai. Terlalu bermakna untuk sekarang aku tinggalkan. Menghitung hari demi sebuah kepastian yang nyata. Bergenggam hati untuk sebuah mimpi yang kelak akan terwujud meski rasanya akan sangat mustahil. Hnaya butuh sebuah ketelatenan dan sebuah perjuangan yang lebih dari pada biasanya.
Teman.
Adalah salah satu dari sekian juta orang yang memberi motifasi untuk tetap hadir dalam jengkal yang kurasa sulit dan rumit untuk kurajut.
Teman.
Adalah salah satu dari orang-orang yang akan memberi masukan atau dukungan yang akan membuatku menjadi lebih berwarna. Menghargai kerja keras dan proses yang kulewati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar